Mading Mind Map, Efektifkan Budaya Literasi

Mulai tahun ajaran 2016/2017, Mendiknas Anies Baswedan mengharuskan siswa-siswi membaca buku non pelajaran selama 15 menit.

Di Toto Education Center, Kami sudah mengujinya sejak awal bimbingan belajar ini berdiri.

Tak semua siswa tertarik untuk membaca, namun kami punya tips untuk menumbuhkan minat baca mereka.
Kami membuat ”Mading Mind Map” yang kini menjadi metode menarik mengingat konteks dari buku bacaan non mapel koleksi Toto Education Center.

image

Mading merupakan akronim majalah dinding. Sedangkan ‘mind map’ atau ‘mind mapping’ memiliki arti peta pikiran.

Membuat mading mind map ini akan membantu mengenalkan dan mengaitkan isi buku dengan keseharian anak didik.

Beri tema untuk mading yang dibuat agar memudahkan literasi. Rancanglah tema yang berbeda tiap periode, dua minggu atau satu bulan sekali sesuaikan dengan kondisi, hal ini akan menyegarkan suasana kelas pula.

Seringkali kami unggah tema dari buku-buku pelajaran maupun non pelajaran, dikaitkan dengan isu terkini dari media cetak (koran).
Pel…tempel….tempel….
Buatlah semenarik mungkin dengan gambar-gambar. Jika sempat, buatlah bentuk karakter sesuai tema.

image

Selain itu, akan jadi lebih menarik pula jika ditambahkan mading 3D (tiga dimensi) atau  mading 4D (empat dimensi). Membuat mading bersama anak didik akan sangat menarik dan mengasah kreatifitas mereka.

Letakkan di tempat yang mudah terlihat siswa-siswi.
Letakkan pula buku-buku bacaan yang mengarah pada tema mading.
Ceritakan sedikit mengenai tema tersebut (selebihnya, mintalah mereka untuk membacanya sendiri dari buku tersebut)

Cara ini terbukti efektif pada anak didik kami, mereka merasakan atmosfer berbeda dari membaca. Tanpa diminta mereka akan membuka ‘jendela ilmu’ tersebut dan penasaran dengan hal-hal baru.

Salah satunya Mohammad Fikri Haikal, siswa kelas 4 SD Ta’miriah Surabaya, ini mengaku sangat mengingat eksplorasi Mading Mindmap bertema Planet, Bintang dan Galaxy. Betapa luasnya alam semesta, planet terbesar, planet terdekat matahari, letak bintang terdekat matahari (alfa centauri) yang sedang dituju oleh star suit (pesawat luar angkasa setipis perangko), dan lainnya.

Haikal pun tanpa kesulitan menunjuk letak bintang alfa centauri itu. Ia juga dengan mudah mengisahkan kembali mengenai planet-planet maupun bintang-bintang tersebut kepada orang tua maupun teman-temannya.

image

Pengalaman Zaqi Islam Maulana, kelas 9 SMPN 2 Surabaya, pun tak kalah menarik dalam menyerap literasi mindmap bertema Masa Prasejarah. Apa itu garis webber, mengapa sebagian negara di benua Asia tampak satu, bagaimana kepunahan dinosaurus, dan banyak hal lainnya yang ia ingat dari buku-buku literasi tema masa prasejarah.

~Toto Education Center~
Bimbingan Belajar Revolusioner

Selanjutnya….
Selamat mencoba !!

Ditulis oleh: Rohaniyati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s