Setiap Anak BERPOTENSI Cerdas

Anak-anak membutuhkan beragam pengalaman untuk membantu terhubungnya saraf-saraf neuron otaknya yang sedang berkembang.

Otak adalah organ yang kompleks dan mengagumkan. Secara anatomi, otak bayi sama dengan otak orang dewasa, namun lebih kecil.
Saat lahir, otak bayi beratnya 14 ons (396,8 gram).
Saat berusia 6 bulan 1,31 pon (0,594 kg) dan
Saat berusia 3 tahun 2,4 pon (1 kg)
Rata-rata berat otak orang dewasa adalah 3 pon (1,36 kg)
Jadi dapat terlihat bahwa selama 2 tahun pertama dalam hidup otak tumbuh pesat secara fisik.

Saat lahir otak memiliki 100 miliar neuron atau sel saraf yang merupakan jumlah total sel yang akan dimiliki otak. Otak berkembang terus menerus hingga masa tua, tetapi ada masa dimana otak anak bertumbuh dan berkembang sangat cepat. Pada saat itulah, sangat penting orang tua dan pengasuh anak untuk bermain dengan anak, merespon anak, dan berbicara dengan anak, kita perlu memberikan stimulasi yang akan membantu perkembangan otak. Karena inilah cara koneksi-koneksi dalam otak berkembang dan pembelajaran terjadi.

Namun, koneksi-koneksi dalam otak yang tidak digunakan atau sedikit digunakan mungkin akan melemah. Kelemahan ini dikenal sebagai pemangkasan neural atau pruning yang kaya akan bahasa berhasil baik disekolah, sedangkan anak yang tidak dibesarkan dilingkungan seperti itu mungkin beresiko mengalami kegagalan akademis.

Selain itu, saat lahir miliaran neuron ini telah membentuk lebih dari triliun koneksi, atau sinapsis, lewat proses yang disebut synaptogenesis, perkembangbiakan koneksi saraf. Proses ini akan berlanjut hingga usia 10 tahun.

child's brain growing

Pengalaman yang dimiliki anak membantu pembentukan koneksi saraf ini. Pengalaman sangat penting. Jika anak tidak memiliki pengalaman yang mereka butuhkan untuk membentuk koneksi saraf, mereka mungkin beresiko mengalami perkembangan dan perilaku yang buruk.
Pada masa ini pula, hendaknya para orang tua memperhatikan asupan gizi pada anak-anaknya. Kekurangan gizi tertentu berakibat buruk pada perkembangan otak anak, mempengaruhi kecerdasannya, serta berpengaruh buruk pada kehidupan mereka dimasa-masa yang akan datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s