TAK ADA JORAN, SENAR PUN JADI

 

Petualangan : Memancing ikan cucut

Dilaporkan oleh : Ms.Hanee

Alam memiliki cara tersendiri untuk mendidik. Seperti yang dirasakan oleh Abdul dan kawan-kawannya. Hidup di daerah pesisir Surabaya, membuat mereka mahir memancing, kreatif menghadapi rintangan dan dapat menemukan kebahagiaan masa kecilnya.

SURABAYA – Kenalkan, saya Abdul, kelas 5 Sekolah Dasar. Tempat tinggalku dekat dengan lokasi Wisata Pantai Ria Kenjeran. Siang itu, Aku, Irul dan Saipul berencana beradu layang-layang di pintu air kami sering menyebutnya ‘watu-watu’ (batu-batu, pantai batu). Disana menjadi tempat favorit ku dan kawan-kawan beradu layangan. Selain anginnya kencang dan tanpa penghalang tiang listrik atau rumah-rumah, aku juga bisa berganti memancing kalau bosan bermain layang-layang. Maka sebelum berangkat, ku siapkan senar dan layang-layang.

“Pul, tarik sik layanganmu!” teriak Irul dengan logat khasnya, pada Ipul sesampainya disana. Ipul pun menyiapkan layangannya. Mereka sibuk menyiapkan layangannya, sedangkan mataku tertuju pada air laut yang kala itu pasang. Pikiranku berubah, “Rek, Aku mancing ae, gak sido layangan!” teriakku pada mereka berdua. Ku potong layangan dari tali senarnya, kebetulan didekat sini ada warung yang jual mata kail (pancing). Memang sengaja ku tak membeli joran (alat pancing seperti gagang yang panjang). Segera kupasangkan mata kail ke ujung senar layanganku. Nah, jadi lah alat pancing yang oke punya.

Untuk umpan, aku coba menjaring udang-udang kecil yang sedang mencari makan disela-sela batu. Lumayan lah, dapat seperempatnya kantung plastik satu kiloan.

Akhirnya, aku siap memancing ikan !! Udang-udang itu aku tancapkan ke mata kail, kira-kira sampai mata kailnya tertutup oleh umpan. Supaya ikan incaranku tak tahu kalau akan dipancing.

Posisi memancing yang tepat juga menentukan keberhasilan loh…Biasanya di daerah pintu air ini banyak ikan cucut, karena ikan ini enggak nolak dengan umpan apa saja. Mulai cacing laut, ikan-ikan kecil bahkan udang. Ikan ini juga dikenal dengan sebutan ‘Rejung’ di wilayah Tuban atau ‘Cendro’ di Banten.

Kini saatnya kulempar senar pancingku  sejauh mungkin. Nah, gak lama aku pun mendapat ikan cucut 30cm pertamaku. Horeee…!! Melihat ini, kedua kawanku pun menyudahi layang-layangnya dan ikut berganti memancing bersamaku.

Senang sekali, hari ini kami membawa pulang tujuh ekor ikan cucut.

————————————————————————————————–

Discovery : Fishing the Swordfish

Reported by : Ms.Hanee

Surabaya – Hi, I’m Abdul, fifth class in Elementary School. I live near Pantai Ria Kenjeran, an holiday location in Surabaya. There is a beach that have  fishing activity everyday, with boat or not.

That day, me, Irul and Saipul, my close friends, went there to fight our kite together. There are rock along the sea shore, to prevent the abrasion over all Kenjeran Beach. We calls it “Watu-Watu’ means ‘the Rocks’ in English. It became our favorite place to fight our kite because the wind blows up and I could fishing too. So, before I went there, I brought the string and the kite.

“Ipul, pull your kite first!!” Irul shouted to Ipul with his Suroboyo accent. Ipul tightened the kite soon. They were busy to unfold the kite to the air. But I changed my mind, I prefer fishing than unfold the kite. “Sorry guys, I will fishing,” I told them. I released the kite from the string soon.  Then, I bought a fishhook at the nearest stall. I didn’t buy the fishing rod, because I didn’t bring enough money. But it’s okay…I could use the fishhook and the string to catch many fish !!

To bait the fish, I caught the shrimps that were hidden beside the rock. I got a quarter kilos, approximately. Finally, I was ready to catch the fish !! The shrimps were hooked enough, until the fishhook was unseen.

Determining fishing position to success, it’s important !! Usually, near the water control gate, we could catch many fish, especially the swordfish (ikan cucut). I thrown my bait as far as possible. Afterall, I got my first 30 cm swordfish. Horrayy…. today we got seven swordfish!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s